Jasman Nakhodai PBSI Majene

MAJENE — Mendorong kemajuan olahraga bulutangkis, baik di tingkat komunitas lokal maupun nasional tentu memerlukan pendekatan terintegrasi yang menyentuh aspek fasilitas, pembinaan bakat, hingga manajemen kompetisi.

Untuk itu, kepengurusan harus diisi dengan orang yang produktif dan memiliki komitmen untuk bekerja memajukan organisasi serta pembinaan atlet guna mendorong kemajuan olahraga sebagai bagian dari pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).

Komitmen ini, telah dimiliki Jasman dan bukanlah nama baru dalam kepengurusan Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) di Kabupaten Majene. Jasman mengemban amanah sebagai Ketua Pengganti Antarwaktu (PAW) PBSI Majene pada periode kepengurusan sebelumnya.

Jasman yang juga Ketua Komisi III DPRD Majene resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Majene periode 2026–2029, melalui Musyawarah Kabupaten (Muskab) PBSI Majene di Aula Hotel Dafina Inn, Lembang, Majene, Sabtu (31/10/2026).

Terpilihnya Jasman secara aklamasi merupakan hasil dari proses penjaringan bakal calon Ketua Umum yang dibuka sejak 26 hingga 30 Oktober 2026. Panitia penjaringan hanya menerima satu nama calon, yakni Jasman yang dinyatakan memenuhi persyaratan pencalonan setelah mengantongi dukungan dari sejumlah klub bulutangkis yang bernaung di bawah PBSI Majene.

Jasman berkomitmen untuk terus mendorong kemajuan olahraga bulutangkis di Majene, khususnya melalui penguatan pembinaan atlet usia dini dan pengembangan bibit-bibit unggul daerah.

“Kita berharap ke depan atlet bulutangkis asal Majene tidak hanya mampu menorehkan prestasi pada tingkat regional, tetapi juga dapat menembus persaingan nasional,” harapnya.

Ditambahkan, potensi atlet bulutangkis di Majene harus terus dikembangkan agar memiliki peran dalam memperluas pencarian bakat
tidak hanya menjadi juara di tingkat regional, tetapi mampu menembus level nasional.

BACA JUGA:  Perkuat Budaya Kerja, Rutan Majene Teken Pakta Integritas Pembangunan ZI

“Ini menjadi pekerjaan rumah bersama bagi seluruh pengurus, terutama dalam memaksimalkan pembinaan atlet sejak usia dini,” ujarnya.

Ia juga berharap, PBSI Majene semakin solid dalam membangun ekosistem olahraga bulutangkis yang berkelanjutan, memperkuat sinergi antarklub, serta melahirkan atlet-atlet potensial yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Majene di berbagai ajang kejuaraan.

“Dari Majene untuk prestasi, dari pembinaan menuju panggung nasional,” tuturnya.

Hadir Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Ketua KONI Majene, perwakilan Pengurus Provinsi PBSI Sulawesi Barat, jajaran Pengurus Kabupaten PBSI Majene, serta seluruh klub bulutangkis PBSI Majene. (rls/hmn)

Komentar