MAJENE, PROSULBAR.COM – Permainan domino yang tidak lagi identik sebagai permainan judi, kini menjadi sebuah bentuk olahraga yang sangat digandrungi masyarakat dan dapat memperluas jaringan persaudaraan dan silaturahmi.
Untuk di wilayah Kabupaten Majene terdapat 11 klub domino di internal Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Kabupaten Majene yang populer disebut Grup Keluarga Domino Unggulan (Gardu).
“Kita baru saja mengukuhkan gardu tuing-tuing di Lingkungan Rangas Kelurahan Rangas Kecamatan Banggae, jadi gardu di Majene sebanyak 11 gardu secara resmi kita sudah kukuhkan,” terang Rivai Sahide Plt Ketua PORDI Majene, Rabu (11/02/2026).
Gardu adalah akronim dari Keluarga Domino Unggul yakni komunitas pemain domino yang bernaung di bawah PORDI dan berada di tingkat desa, kelurahan, dan lingkungan komunitas yang menjadi sarana menjaring atlet-atlet domino potensial.
“Pentingnya kebersamaan, persaudaraan, dan sportivitas melalui turnamen dan kegiatan komunitas seperti permainan domino,” ujar Rivai Sahide dihadapan para ketua dan anggota gardu.
Permainan domino lanjutnya, memiliki misi untuk mencari atlet berbakat dan menjadikan domino sebagai olahraga prestasi yang resmi diakui sebagai Cabang Olahraga (Cabor) di Indonesia.
“Domino adalah olahraga ketangkasan pikir dan hiburan yang bukan merupakan judi, untuk menghilangkan stigma negatif,” ulasnya. (hmn)







Komentar