MAJENE, PROSULBAR.COM – Tokoh agama bekerjasama dengan kepolisian dengan upaya menangkal radikalisme melalui berbagai kegiatan, seperti dialog, sosialisasi, Silaturahmi dan kegiatan lainnya.
Hal itu, untuk memperkuat wawasan keagamaan yang moderat dan toleran di masyarakat. Kerjasama ini, guna meredam penyebaran paham radikal dengan meningkatkan pemahaman masyarakat, membangun kerukunan antarumat beragama, serta memberikan pemahaman bahwa radikalisme bertentangan dengan nilai-nilai Agama dan Pancasila.

Tujuan ini, juga dilakukan tokoh Agama sekaligus Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Majene, K.H. Abdul Majid Djalaluddin, dengan menyatakan dukungan penuh kepada Kepolisian Resort (Polres) Majene dalam upaya mencegah dan menangkal munculnya paham-paham radikalisme serta intoleransi di wilayah Kabupaten Majene.
Pernyataan dukungan ini, disampaikan saat menerima Silaturahm Kanit IV Keamanan Sat Intelkam Polres Majene Aipda Budi Santoso bersama personel Polres Majene, Selasa (28/10/2025).
Dalam pertemuan itu, K.H. Abdul Majid Djalaluddin menyambut baik langkah kepolisian yang aktif menjalin komunikasi dengan para tokoh agama. Ia menilai, sinergi antara aparat keamanan dan ulama sangat penting dalam menjaga ketenteraman serta mencegah berkembangnya ajaran yang dapat memecah belah umat.
“Kami dari MUI Kabupaten Majene siap bekerjasama dengan Polres Majene dalam memberikan pemahaman keagamaan yang sejuk dan moderat kepada masyarakat. Paham-paham yang mengarah pada radikalisme harus diantisipasi sejak dini agar tidak menyesatkan umat,” tegasnya.
K.H. Abdul Majid Djalaluddin juga menegaskan, bahwa Islam adalah agama yang membawa rahmat dan kedamaian, bukan kekerasan atau permusuhan. “Untuk itu, MUI berkomitmen terus meluruskan ajaran-ajaran menyimpang serta memperkuat dakwah yang menanamkan nilai toleransi dan persaudaraan,” ungkapnya.
Sementara, Kanit IV Keamanan Sat Intelkam Polres Majene Aipda Budi Santoso menyampaikan apresiasi atas dukungan MUI Kabupaten Majene. Ia menilai peran ulama sangat penting dalam menjaga stabilitas keamanan, terutama dalam menangkal ideologi yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan dan ajaran agama yang benar.
“Melalui kolaborasi ini, diharapkan sinergi antara MUI dan Polres Majene dapat terus terjalin erat dalam menciptakan suasana kamtibmas yang aman, damai, dan harmonis di Kabupaten Majene,” harapnya. (hmn)







Komentar