Sat Intelkam Polres Majene Tinjau SPPG

MAJENE – Dapur harus higienis, teratur, dan memenuhi standar operasional, dan bukan sekadar menyediakan makanan.

Terutama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wajib menjaga kualitas makanan dan standar higienis tinggi untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), mencakup kebersihan dapur, keamanan pangan, hingga nutrisi seimbang.

Dalam memastikan kualitas serta keamanan pangan bagi masyarakat, Unit II Sat Intelkam Polres Majene melaksanakan peninjauan langsung terhadap kegiatan SPPG di wilayah Kabupaten Majene.

Peninjauan ini, dilakukan sebagai bentuk pengawasan terhadap pelaksanaan program pemenuhan gizi yang menjadi salah satu prioritas dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya bagi anak-anak dan kelompok rentan.

Selain peninjauan, juga dilakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap proses pengolahan makanan, mulai dari pemilihan bahan baku, kebersihan dapur, hingga mekanisme distribusi kepada penerima manfaat.

“Aspek higienitas dan sanitasi menjadi perhatian utama guna memastikan makanan yang disajikan memenuhi standar kesehatan,” terang Ipda Ahmad Kanit II Sat Intelkam Polres Majene, Sabtu (28/03/2026).

Unit II Sat Intelkam Polres Majene juga memberikan imbauan kepada pengelola SPPG agar senantiasa menjaga kualitas makanan, memperhatikan nilai gizi yang seimbang, serta memastikan proses pengolahan dilakukan secara bersih dan sesuai prosedur.

“Kegiatan ini untuk memastikan bahwa seluruh proses berjalan dengan baik, sehingga makanan yang diberikan benar-benar aman, sehat, dan bergizi bagi masyarakat,” ujar Ipda Ahmad.

Dijelaskan, dari hasil peninjauan secara umum, pelaksanaan SPPG berjalan dengan baik dan sesuai ketentuan. Namun demikian, masih terdapat beberapa hal yang perlu ditingkatkan, khususnya dalam aspek penataan distribusi dan pengawasan internal.

“Kami dari Polres Majene berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan guna memastikan program SPPG berjalan optimal serta memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” akunya. (hmn)

BACA JUGA:  Presiden Berduka atas Tragedi di Kanjuruhan, Minta Liga 1 Dihentikan Sementara

Komentar