MAJENE – Fenomena kelangkaan tabung Liguefied Petroleum Gas (LPG) 3 kg (Gas melon) kembali menjadi keluhan masyarakat dibeberapa daerah menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah – 2026 Masehi.
Kelangkaan tabung gas 3 kg bersubsidi untuk orang miskin itu, juga terjadi di Kabupaten Majene, dan diharapkan Pemerintah Daerah (Pemda) melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) untuk memastikan pasokan aman dan stok terisi.
Tidak hanya kelangkaan yang menjadi pemicu keluhan masyarakat, namun juga mengalami lonjakan harga yang tidak sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), padahal HET ditingkat pangkalan pada umumnya hanya berkisar Rp19.000, namun ditingkat pengecer mencapai Rp40.000 hingga Rp50.000 per tabung.
“Fenomena ini, sudah menjadi hal yang biasa terjadi menjelang lebaran atau hari besar keagamaan lainnya, itu karena pengawasan dari pemerintah tidak optimal,” keluh Asrir masyarakat Majene, Sabtu (14/03/2026).
Atas keluhan masyarakat ini, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Majene Ikhsan belum dapat memberikan keterangan, mencoba via seluler terhubung tapi tidak diangkat, serta via whatsapp juga tidak dibalas. (hmn)







Komentar