MAJENE – Kebaikan dengan sepenuh hati akan selalu menemukan jalannya untuk menerangi langkah orang lain, melalui uluran tangan dan kepedulian adalah wujud nyata kasih tulus yang menghadirkan harapan dan menguatkan yang membutuhkan, serta meringankan beban korban bencana.
Aksi ini, bukan sekadar bantuan materi, melainkan wujud solidaritas yang mengalirkan kebaikan untuk membangkitkan semangat sesama, seperti yang dilakukan lingkup Pemerintah Kecamatan Ulumanda bersama UPTD Puskesmas Ulumanda dan Pemerintah Desa Panggalo.
Uluran tangan ini, akibat bencana kebakaran yang terjadi di Galung Tulu Kecamatan Balanipa Kabupaten Polewali Mandar beberapa waktu lalu yang sempat menggulung puluhan rumah warga.
Berdasarkan data dari Puskesmas Ulumanda, bahwa terdapat 29 rumah warga rusak berat atau hangus terbakar serta rusak sedang dan ringan dengan secara keseluruhan 38 rumah yang dihuni sebanyak 193 jiwa.
Peristiwa kebakaran itu, mengundang simpati banyak masyarakat Sulawesi Barat (Sulbar) bahkan di luar Sulbar, dengan memberi bantuan untuk meringankan beban korban.
Pemerintah Kecamatan Ulumanda bersama UPTD Puskesmas Ulumanda dan Pemerintah Desa panggalo bergerak menggalang donasi masyarakat Ulumanda, yang dipimpin Muhammad Arif bersama Kepala Puskesmas Ulumanda Sitti Sajrah.
“Simpati masyarakat Ulumanda atas duka kemanusiaan yang dialami saudara kita di Galung Tulu Balanipa sangat kami rasakan, sebagaimana kami rasakan dampak gempa bumi berkekuatan 6,2 magnitudo pada 14 Januari 2021 lalu, kami kehilangan tempat tinggal bahkan terputus akses untuk mendapatkan pangan,” tutur Palimbuan Kepala Desa Panggalo saat membagikan donasi kepada warga Galung Tulu, Jumat (06/03/2026).
Palimbuanh juga mengenang peristiwa gempa dimana banyak relawan dari Polewali Mandar hadir antusias ditengah masyarakat dalam suasana duka, dengan menyalurkan bantuan di dampingi salah satu aktifis perjuangan pembentukan Kabupaten Balanipa yakni Aisyah Kadir melalui Lembaga Bangun Mandar Community.
“Keluarga besar Puskesmas Ulumanda berharap melalui bantuan berupa susu untuk anak, ibu hamil serta peralatan lainnya seperti kelambu, bantal, tikar, serta dalam bentuk dana dapat meringankan beban saudara kita korban kebakaran di Galung Tulu,” harapnya.
Ia mengucap rasa bangga dengan Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar, Pemprov Sulbar, Organisasi Masyarakat Mandar Sulbar, baik dari luar Sulbar yang sangat menjaga persaudaraan Sipamandar dan saling behu membahu dalam meringankan beban saudaranya.
“Semoga warga Galung Tulu dapat bangkit dan ke depan dapat beraktifitas dengan normal kembali seperti biasanya,” harapnya. (aco/hmn)







Komentar