MAJENE – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Majene gencar melaksanakan penggeledahan rutin pada blok dan kamar hunian Warga Binaan (WB).
Penggeledahan ini, merupakan tindak lanjut dari tembusan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan untuk melaksanakan razia secara rutin dan serius di setiap Unit Pelaksana Teknis (UPT).
Hal itu, berdasarkan penegasan Kepala Rutan Kelas IIB Majene Christy Jozef Thenu, kepada JF Pembina Keamanan Pemasyarakatan bersama anggota regu jaga dan pegawai sebagai bagian dari komitmen Rutan Majene yang ditunjuk sebagai Pilot Project Rutan Bersih dari Narkoba (BENAR).
“Adapun hasil penggeledahan, ditemukan sendok dua buah, pisau cutter dua buah, dan kawat dua buah dan tidak ditemukan handphone, narkoba, maupun obat terlarang,” terang Christy Jozef Thenu, Rabu (26/02/2026).
Dituturkan, penggeledahan untuk meminimalisir potensi gangguan Keamanan dan Ketertiban (Kamtib), juga dirangkaikan pembersihan kamar dan blok hunian guna menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat selama bulan Ramadan.
“Penggeledahan ini merupakan langkah preventif dan deteksi dini untuk memastikan situasi rutan tetap aman dan kondusif, khususnya di bulan Ramadan yang identik dengan peningkatan aktivitas WB,” tuturnya.
Ia mengemukakan, Rutan Majene terus berkomitmen mendukung program Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam memberantas peredaran narkoba dan praktik-praktik ilegal lainnya di dalam lapas maupun rutan.
“Kami tidak akan memberikan ruang sedikit pun terhadap peredaran narkoba maupun penggunaan alat komunikasi ilegal di dalam rutan,” tegasnya.
Sementara, JF Pembina Keamanan Pemasyarakatan Ichsanulhaq juga menjelaskan, kegiatan penggeledahan dilakukan secara humanis namun tetap tegas sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku.
“Penggeledahan, tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan menghormati hak-hak WB, namun tetap tegas terhadap setiap pelanggaran yang ditemukan,” jelasnya.
Ia berharap, melalui penggeledahan dapat meningkatkan kesadaran WB untuk turut menjaga keamanan dan ketertiban bersama. “Kami berharap WB dapat memahami kegiatan ini, karena bukan semata-mata razia, tetapi upaya bersama untuk menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif bagi semua,” harapnya.
Seorang WB Safri ikut mendukung kegiatan penggeledahan karena dinilai mampu menciptakan suasana yang lebih aman dan nyaman. “Kami merasa lebih tenang jika kamar dan blok hunian rutin diperiksa, apalagi saat ini kita fokus beribadah di bulan Ramadan,” akunya.
Ia juga berharap, kegiatan penggeledahan mampu memberantas peredaran narkoba dan pelaku penipuan dengan berbagai modus di Rutan Kelas IIB Majene yang ditunjuk sebagai Pilot Project BENAR sekaligus memperkuat komitmen mewujudkan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan berintegritas. (rls/hmn)







Komentar