MAJENE, PROSULBAR.COM – Keberhasilan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bergantung pada pengawasan ketat, dengan harapan, agar tepat sasaran dengan menargetkan balita, dan anak sekolah, guna menurunkan stunting dan gizi buruk, sesuai dengan standar Angka Kecukupan Gizi (AKG).
Untuk itu, kehadiran pihak keamanan juga sangat penting, dalam rangka mendukung kelancaran dan akuntabilitas pelaksanaan program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Seperti langkah pihak Satuan Intelijen dan Keamanan (Sat. Intelkam) Polres Majene dalam meningkatkan pengawasan serta koordinasi intensif dengan pihak SPPG di Kabupaten Majene.
Langkah pengawasan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat.
“Melalui fungsi pengawasan dan pembinaan, Polres Majene bersinergi dengan pihak SPPG untuk meminimalisir potensi penyimpangan, baik dalam distribusi bahan pangan, maupun pelaksanaan teknis di lapangan,” terang Ipda Ahmad Kanit II Sat Intelkam Polres Majene, Rabu (25/02/2026).
Polres Majene menegaskan, pengawasan dilakukan secara preventif dan humanis, dengan mengedepankan koordinasi, pendampingan, serta monitoring secara berkala.
“Hal ini, untuk menciptakan tata kelola yang transparan, akuntabel, serta sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” paparnya.
Selain itu, Polres Majene juga mengimbau pihak SPPG yang terlibat dalam program SPPG agar bekerja secara profesional dan menjaga integritas demi tercapainya tujuan program dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat.
“Dengan penguatan pengawasan ini, tentu kita berharap, program SPPG dapat berjalan optimal, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, serta mendukung terwujudnya stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat,” harapnya. (hmn)







Komentar