RAT Inkopasindo Secara Virtual, Rutan Majene Berkomitmen Tingkatkan Profesionalisme Koperasi Pemasyarakatan

MAJENE, PROSULBAR.COM – Pengurus Primer Koperasi Pemasyarakatan Indonesia (Primkopasindo) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Majene mengikuti Rapat Anggota Tahunan (RAT) lnduk Koperasi Pemasyarakatan Indonesia (Inkopasindo).

Kegiatan RAT itu, dalam rangka evaluasi dan penyampaian laporan pertanggungjawaban Inkopasindo untuk 2025, serta penyusunan Rencana Kerja (Renja) dan Rincian Anggaran Belanja (RAB) lnkopasindo 2026 secara virtual melalui aplikasi Zoom, Kamis (12/02/2026).

Dalam RAT diikuti seluruh Kepada Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan selaku Penasehat , ketua dan pengurus Primkopasindo seluruh Indonesia, dengan diawali laporan pertanggungjawaban Ketua Umum Inkopasindo Junaedi, dan dilanjutkan pengarahan dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Drs. Mashudi.

Ketua Umum Inkopasindo Junaedi mengucap apresiasi kepada seluruh pengurus Primkopasindo di seluruh Indonesia yang tetap konsisten menjalankan roda organisasi meski menghadapi berbagai tantangan ekonomi.

“Hingga saat ini, eksistensi Inkopasindo merupakan bukti nyata solidaritas seluruh pengurus di daerah. Saya sangat mengapresiasi kerja keras rekan-rekan yang terus berkomitmen menjaga stabilitas koperasi demi memberikan pelayanan terbaik bagi anggota di tengah dinamika ekonomi yang tidak menentu,” ucapnya.

Dijelaskan, RAT merupakan kekuasaan tertinggi dalam koperasi yang harus dilaksanakan sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi dan wujud tanggung jawab pengurus dalam mengelola aset serta dana anggota secara profesional.

“Melalui forum RAT ini, kita tunjukkan bahwa transparansi adalah harga mati. Setiap rupiah dana anggota harus dikelola dengan prinsip akuntabilitas yang tinggi, karena pada hakikatnya koperasi adalah dari anggota, oleh anggota, dan untuk anggota,” papar Junaedi.

Ditempat yang sama, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Drs. Mashudi juga menyampaikan dukungan terhadap peran strategis koperasi dalam mendukung kesejahteraan pegawai di lingkungan Pemasyarakatan.

“Koperasi bukan sekadar lembaga simpan pinjam, melainkan pilar ekonomi yang harus hadir untuk meringankan beban dan meningkatkan kesejahteraan seluruh insan Pemasyarakatan,” ujarnya.

BACA JUGA:  Jelang Nataru, Bahtiar Tinjau Langsung Stok Bahan Pokok

Sementara, Kepala Rutan Kelas IIB Majene Christy Jozef Thenu menjelaskan, partisipasi aktif dalam RAT sangat krusial bagi pengembangan koperasi di tingkat satuan kerja. “Untuk itu, sinergi antara pusat dan daerah adalah kunci keberhasilan program kesejahteraan pegawai,” tuturnya.

Dikemukakan, kehadiran dalam RAT sebagai bentuk komitmen untuk memastikan bahwa Primkopasindo Rutan Majene berjalan selaras dengan kebijakan pusat.

“Kami ingin memastikan setiap program yang disusun di tingkat nasional dapat terakomodasi dan memberikan dampak nyata bagi seluruh petugas di Rutan Majene,” pintanya.

Christy menyampaikan, agar pengelola koperasi senantiasa mengutamakan integritas dan akuntabilitas dalam setiap pengambilan keputusan.

“Saya berpesan agar seluruh pengurus tetap berpegang teguh pada aturan yang berlaku. Jangan sampai ada penyimpangan, karena koperasi ini adalah milik anggota dan untuk anggota,” pesannya.

Ketua Primkopasindo Rutan Kelas IIB Majene Munardi Sakti mengungkapkan, jajaran pengurus Rutan Majene berkomitmen penuh untuk mengimplementasikan hasil keputusan RAT dan menyelaraskan renja lokal dengan kebijakan yang telah ditetapkan Inkopasindo pusat demi kesejahteraan pegawai Rutan Majene.

“Kami di Rutan Majene siap menyelaraskan renja 2026 dengan arahan pusat. Fokus kami adalah memastikan manfaat koperasi benar-benar dirasakan langsung seluruh pegawai di sini melalui pelayanan yang lebih prima dan inovatif,” pungkasnya. (rls/hmn)

Komentar