Polres Majene Terus Lakukan Pengawasan Harga Kebutuhan Masyarakat

MAJENE, PROSULBAR.COM – Peran Polri bukan sekadar penegak hukum, tetapi juga mitra dalam membangun kesejahteraan dan kepedulian terhadap ekonomi masyarakat.

Seperti yang dilakukan Ipda Ahmad Kanit II Sat Intelkam Polres Majene dalam melakukan pemantauan untuk mengantisipasi harga bahan pokok di pasaran memang patut diacungi jempol.

“Pemantauan yang kita lakukan, karena harga beras memang seringkali mengalami fluktuasi, kadang naik dan kadang turun,” ujar Ipda Ahmad Selasa (27/01/2026).

Perubahan harga lanjutnya, biasanya dipengaruhi berbagai faktor, baik dari sisi penawaran maupun permintaan, serta faktor eksternal, seperti cuaca dan kebijakan pemerintah.

Saat ini harga beras di pasaran mengalami penurunan, baik beras premium maupun medium, dengan rincian kisaran harga mencapai Rp 14.400 per kilogram jika dibandingkan harga sebelumnya mencapai Rp15.400 per kilogramnya.

“Dalam menjaga stabilitas harga dan stok beras memang sangat penting, apalagi mengingat beras merupakan salah satu kebutuhan pokok masyarakat khususnya di Majene,” tuturnya.

Ipda Ahmad mengemukakan, akan terus berupaya mengantisipasi lonjakan harga beras di pasaran dengan melaksanakan upaya pencegahan serta mengantisipasi penimbunan sembako dari oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Kami dari Unit II Sat Intelkam Polres Majene terus melakukan secara rutin pemantauan harga dan ketersediaan stok beras di tingkat distributor, pengecer, hingga pasar tradisional. Pemantauan ini untuk memastikan distribusi beras berjalan lancar dan tidak terjadi penimbunan yang dapat memicu lonjakan harga,” tegasnya.

Antisipasi yang dilakukan Unit II Sat Intelkam Polres Majene tidak hanya di Pasar Sentral dan Gudang Bulog Majene, namun juga melakukan kordinasi dengan pihak Koperindag Majene yang merupakan penjamin Ketersediaan stok sembako di daerah ini. (hmn)

BACA JUGA:  Dinas TPHP Sulbar Catat 1.928 Kelahiran Sapi dari Program IB

Komentar