Penataran Pelatih Bola Voli, Erwin: Terdapat Tiga Pelatih Terbaik

MAJENE, PROSULBAR.COM – Kegiatan penataran bagi para pelatih tentu diharapkan dapat melahirkan pelatih yang mampu meningkatkan level tim dan individu pemain.

Seperti penataran pelatih bola voli adalah untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) pelatih, sehingga mampu mencetak atlet voli yang berprestasi dan kompeten.

Melalui pelatih yang berkualitas, juga diharapkan meningkatkan teknik, mental, dan fisik atlet voli untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi.

Kegiatan penataran atau kursus pelatih bola voli tingkat Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) juga digelar di Kabupaten Majene secara perdana yang diikuti sebanyak 38 peserta di enam Kabupaten di Sulawesi Barat.

“Kegiatan penataran ini, digelar selama empat hari di Kelas BPMP Rangas Majene, dimulai tanggal 22 sampai 25 Januari 2026, dan dibuka Ketua III PBVSI Sulbar Ahmadi,” terang Ketua Panitia Pelaksana Bripka Erwin.

Dikatakan, melalui penataran pelatih bola voli merupakan kebanggaan bagi para peserta. “Penataran pelatih ini murni agenda PBVSI Provinsi Sulbar dan bekerjasama PBVSI Majene untuk sebagai daerah pelaksanaan,” tuturnya.

Selain itu, penataran juga sangat penting, untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulbar yang akan digelar pada 2026.

“Untuk kegiatan praktek, di laksanakan di Gedung Olahraga atau GOR Spost Center Rangas Majene, dan hasilnya terdapat 3 orang pelatih terbaik, yaitu
Aiptu Ikhsan Latif dari Majene, Rusli dari Majene dan Hamzar dari Mamasa,” sebutnya.

Dengan kehadiran pelatih baru yang berlisensi lanjut Erwin, akan membawa dampak signifikan terhadap perkembangan bola voli di Sulbar. “Kegiatan penataran ditutup oleh Sekretaris PBVSI Sulbar Arifuddin,” jelasnya.

Hadir dalam kegiatan penataran, Ketua III PBVSI Sulbar Ahmadi, Sekretaris PBVSI Provinsi Sulbar, Pemateri Coach Imran Setiawan asal Kabupaten Polewali Mandar dan Kamaruddin asal Malunda Majene, Ketua Panitia Pelaksana Bripka Erwin yang merumus kegiatan sejak 2025 bersama Sekretaris PBVSI Majene Hamzah. (hmn)

BACA JUGA:  Dugaan Fiktif RSUD Majene Potensi ke Tingkat Penyidikan

Komentar