MAJENE, PROSULBAR.COM – Keterampilan dalam permainan domino tentu mendapat kesempatan untuk melatih kemampuan berpikir strategis dan analitis melalui kompetisi yang terstruktur.
Untuk itu, memasuki jalur profesional akan membuka jalan untuk berkarir sebagai atlet domino profesional, dengan potensi untuk berkompetisi pada kancah nasional di masa mendatang.
Kesempatan untuk mengikuti turnamen resmi, mulai dari tingkat daerah hingga nasional, sebagai manfaatnya, para penggemar serius mendalami domino sebagai olahraga tentu terdaftar melalui Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) di daerahnya.
Hal ini, dituturkan Hafid anggota Grup Keluarga Domino Unggulan (Gardu) Tiga Dimensi Lingkungan Panggalo Kelurahan Pangaliali Kecamatan Banggae, Selasa (16/12/2025).
“Kalau hanya bermain domino untuk hiburan atau silaturahmi dengan teman dan keluarga, maka pendaftaran ke PORDI tidak usahlah. Namun, jika tertarik dengan aspek olahraga dan kompetisi, pendaftaran diperlukan untuk berpartisipasi dalam ekosistem olahraga domino resmi,” paparnya.
Diuraikan, PORDI adalah organisasi yang berupaya menjadikan domino sebagai olahraga resmi di Indonesia, dan lengkap dengan aturan main yang terstandarisasi dan kompetisi profesional, serta tidak mengandung unsur perjudian.
“Bermain domino, sesuai dengan peraturan dan sistem poin yang telah distandarisasi, yang tentunya berbeda dari aturan main domino rumahan biasa. Permainan domino juga mempererat hubungan dengan teman, keluarga, belajar menunggu giliran, saling mendukung dalam tim dan belajar menerima kekalahan serta menikmati kemenangan,” urainya. (*)







Komentar