Polres Majene Gelar Operasi Pekat Marano 2022


MAJENE – Sasaran Penyakit Masyarakat (Pekat) tidak hanya sebagian anak-anak muda, tapi juga orang dewasa dari berbagai lapisan masyarakat, termasuk pula masyarakat sipil lainnya.

Pekat merupakan perilaku menyimpang yang terjadi dalam sosial masyarakat yang dilakukan seseorang atau sekelompok orang, yang tidak sesuai atau tidak menyesuaikan diri dengan norma-norma yang berlaku di masyarakat, baik yang dilakukan secara sadar ataupun tidak.

Untuk memberantas pekat ini, Polres Majene kembali menggelar Operasi Kepolisian dengan sandi pekat Marano 2022 dimulai pada Senin malam 15 Agustus hingga 13 hari kedepan.

Operasi pekat ini, meliputi penyalahgunaan narkoba, pencurian, Minuman Keras (Miras), prositusi, perjudian dan premanisme dipimpin Kabag Ops AKP Suparman bersama seluruh personel yang dilibatkan.

“Kegiatan ini, kita sasaran tempat-tempat yang disinyalir memungkinkan terjadinya hal-hal yang disebutkan sebelumnya, yaitu Penginapan Afive, Stadion Prasamya dan sekitaran Pantai Barane yang dianggap rawan terjadinya tindak pidana kriminal sesuai dengan target Operasi Pekat Marano-2022 Polres Majene,” terangnya.

Operasi pekat lanjutnya, untuk mewujudkan cipta kondisi dalam rangka Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-77, juga Polres Majene terus berupaya meningkatkan kinerja Polri yang Presisi (Predektif, Responbilitas, Transparansi dan Berkeadilan).

“Dalam pelaksanaan gelar operasi pekat ini tidak ditemukan hal-hal yang mengganggu ketertiban masyarakat,” akunya. (shr)

BACA JUGA:  Pimpinan Muhammadiyah Mamuju Temui Pj Gubernur, Undang Hadiri Jalan Sehat 15 Desember

Komentar